Sesiapa mempunyai artikel yang best serta bersesuaian mengenai Islam yang mahu disiarkan di sini beserta nama anda, sila emailkan kepada admin@loveloveislam.com

We Love Islam Followers

NoAds!"Love Love Islam" adalah sebuah blog non-commercial. Tiada Iklan. Blog ini diwujudkan untuk berdakwah dan ikhlas semata-mata kerana Allah. Promosi dan iklankanlah "Love Love Islam" di blog anda atau di mana sahaja dengan niat untuk berdakwah. Terima Kasih. - Admin Love Love Islam

Saturday, August 3, 2013

Ilmuwan NASA ‘Menemukan Terompet Sangkakala Malaikat Israfil’


TIMELINE OF THE UNIVERSE
TIMELINE OF THE UNIVERSE
Peristiwa mengerikan yang akan terjadi pertama kali pada hari kiamat adalah ditiupnya sangkakala (ash-shur) oleh malaikat Israfil atas perintah Allah.
Makna ash-shur secara etimologi (bahasa) adalah al-qarn (tanduk). Sedangkan menurut istilah syariat, yang dimaksud adalah sangkakala yang sangat besar yang malaikat Israfil telah memasukkannya ke dalam mulutnya (siap untuk meniupnya), dan dia sedang menunggu kapan dia diperintahkan untuk meniupnya. (Syarh Lum’atul Itiqad karya Ibnu Utsaimin, hal. 114)
Makna ini disebutkan dalam hadits shahih dari Abdullah bin ‘Amr, dia berkata:
Seorang badui bertanya: “Wahai Rasulullah, apa itu ash-shur?” Rasulullah menjawab: “Tanduk yang akan ditiup.” (HR. Ahmad, Tirmidzi dan Abu Dawud. Hadits ini disebutkan dalam Al Jami Ash Shahih 6/113-114, karya Asy Syaikh Muqbil)
Ilmuwan NASA ‘Menemukan’ Terompet Sangkakala Malaikat Israfil
Wilkinson Microwave Anisotropy Probe (WMAP) adalah alat yang merupakan bagian dari program atau misi NASA untuk melihat Kosmologi (studi tentang sifat alam semesta) secara keseluruhan. Proyek ini melakukan observasi terhadap alam semesta untuk menemukan bentuk sebenarnya dari alam semesta. Sebab prediksi yang umum selama ini mengatakan bahwa alam semesta berbentuk bulat-bundar atau prediksi lain menyebutkan bentuknya datar.
Dengan menggunakan WMAP, mereka mendapatkan sebuah kesimpulan yang sangat mencengangkan, karena hasil penelitian tersebut menemukan bahwa alam semesta ini berbentuk seperti terompet.
Pada bagian ujung belakang wilayah ‘terompet’ alam semesta itu merupakan alam semesta yang tidak bisa diamati (unobservable), sedang bagian depan, di mana bumi dan seluruh sistem tata surya berada merupakan alam semesta yang masih mungkin untuk diamati (observable).
“Dan ditiuplah sangkakala, Maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu putusannya masing-masing.” (Az Zumar: 68)
“Kami biarkan mereka di hari itu bercampur aduk antara satu dengan yang lain, kemudian ditiup lagi sangkakala, lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya.” (Al Kahfi: 99)
“Dan (ingatlah) hari (ketika) ditiup sangkakala, maka terkejutlah segala yang di langit dan segala yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri. (An Naml: 87)
“Dan ditiuplah sangkakala, maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka.” (Yasin: 51)
Banyak ulama tafsir mengatakan bahwa tiupan terompet sangkakala di ayat-ayat tadi selalu diartikan sebagai peristiwa di hari kiamat. Dr Wahbah az-Zuhaily dalam Tafsir Al Wasith menguraikan bahwa tiupan terompet di hari kiamat itu tiga kali. Pertama, tiupan yang menggentarkan, lalu kedua yang mematikan seketika seluruh makhluk. Tiupan ketiga tanda mulainya hari kiamat, di mana semua dibangkitkan dan dikumpulkan.
Kalau kita cermati, Al Quran menyebutkan bahwa tiupan itu selalu “di dalam” terompet, “Wanufikha fi-shshuuri”. Mengapa terompet? Mengapa di dalam (Fi)?
Tim WMAP mengamati pola titik-titik panas dan dingin radiasi microwave kosmik, yang bisa menggambarkan bentuk alam semesta 380.000 tahun setelah Big Bang. Proyek WMAP dari NASA membuat peta titik-titik tadi secara mendetail, hasilnya ialah pola itu cenderung memudar, yakni tidak ada titik panas dan dingin yang tampak melebihi jarak rentang 60 derajat. Ini menyimpulkan bahwa ketika mengembang, alam semesta terulur panjang. Sempit di awal dan kemudian makin lebar seperti corong. Mirip bentuk terompet abad pertengahan. Hal ini tentu mematahkan prediksi selama ini yang menyatakan bahwa bentuk alam semesta seperti bola (bulat) yang mengembang ke segala arah.
Tim WMAP yakin bahwa alam semesta bukanlah berbentuk bola, tetapi berbentuk terompet. Alam semesta bukan meluas tak terbatas, tetapi dibatasi oleh ujung terompet. Jadi, alam semesta ada awal dan akhirnya. Hanya Allah yang tidak berawal dan berakhir, “Huwal awwalu wal akhiru”.
“Sesungguhnya telah datang kepada kalian cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan. Dengan Kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan Kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari keadaan gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.” (Al Maidah: 15-16)
“Itulah Kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya, sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.” (Al Baqarah: 2)
“Sesungguhnya Al Quran itu adalah kitab yang mulia. Yang tidak datang kepadanya kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Rabb yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji.” (Fusshilat: 41-42)
Maha Benar Allah atas segala Firman-Nya
Editor: Farid Zakaria
Credit Info & Picture © NASA / WMAP Science Team (http://map.gsfc.nasa.gov/media/060915/index.html)

Friday, July 26, 2013

KISAH SEORANG LELAKI TIDAK PERNAH BERSELAWAT KEPADA RASULLAH S.A.W.

Selawat dulu..
اللهم صل علي محمد وعلي آل محمد وصحبه وسلم

Semoga Kita Mendapat Syafaat Di akhirat.. insyaAllah.. aamiin

Pada satu malam, dia bermimpi bertemu Rasulullah s.a.w. Baginda s.a.w langsung tidak menoleh ke arahnya. Kemudian lelaki itu bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah engkau marah padaku?" Rasulullah s.a.w menjawab, "Tidak". Lelaki itu bertanya lagi, "Mengapa engkau tidak menoleh dan memandang kepadaku?" Jawab Rasulullah s.a.w, "Kerana aku tidak mengenalimu." Lalu lelaki itu menambah, "Bagaimana engkau tidak mengenaliku, bukankah aku ini umatmu? Padahal para ulama telah mengatakan bahawa engkau mengenali umatmu lebih daripada ayah ibunya." Rasulullah s.a.w menjawab, "Aku tidak mengenalimu kerana engkau tidak mahu mengingatiku dengan membaca selawat. Padahal aku kenal pada umatku itu bergantung kepada bacaan selawat mereka kepadaku."

Kemudian lelaki itu terbangun dari mimpinya. Lalu dia mewajibkan dirinya dengan membaca selawat 100 kali sehari. Maka beberapa hari kemudian pemuda tadi bermimpi bertemu dengan Rasulullah s.a.w. Rasulullah s.a.w berkata, "Sekarang aku kenal engkau dan aku syafaati engkau."

– Imam al-Ghazali (Mukashafah al-Qulub)

Tuesday, July 16, 2013

3 DARJAT PUASA MENGIKUT IMAM AL-GHAZALI


Oleh; Azam Nur B. Abd Halim

Khusus al-Khusus (terbaik)

Iaitu puasa dengan cara menahan diri dari makan, minum dan perkara-perkara yang membatalkan puasa. Di samping itu mengawal diri dari melakukan maksiat zahir dan batin.

Khusus (baik)

Iaitu puasa dengan cara menahan diri dari makan, minum dan perkara-perkara yang membatalkan puasa. Di samping itu tidak melakukan maksiat zahir, tetapi maksiat batin masih dilakukannya.

Umum (yakni puasa yang dilakukan oleh orang awam boleh disifatkan sebagai "sederhana")
Iaitu puasa sekadar tidak makan dan minum serta menjauhi perkara-perkara yang membatalkan puasa, tetapi anggota zahir dan batin tidak dikawal dari terlibat dengan maksiat.

Nota

Maksiat Zahir
Ialah maksiat yang dilakukan oleh mata, telinga, lidah, kaki dan sebagainya.

Maksiat Batin
Ialah maksiat yang dilakukan oleh hati, perasaan dan fikiran.

p/s; sama-samalah kita bermuhasabah diri, di Bulan Ramadhan yang penuh kerahmatan, keberkatan, keampunan ini semoga dijauhkan dari azab api neraka oleh-Nya. 

Insya Allah.

Saturday, July 13, 2013

Hikmah Dan Fadhilat Ibadah Puasa

Oleh; Azam Nur B. Abd Halim


jadwal-imsakiyah-ramadhan-2010-3.jpg

Puasa di Bulan Ramadhan adalah kewajipan yang sangat-sangat penting bagi individu Muslim dan Muslimah yang telah mencukupi syarat-syaratnya. Ibadah Puasa mempunyai beberapa  hikmah dan faedah yang sangat besar, antaranya:

Sebagai tanda syukur kepada Allah atas limpah nikmat kurniaanNya yang tidak terhingga.

Mendidik nafsu dari Nafsu Ammarah (lebih banyak mangajak kepada kerosakkan) ke tahap  Nafsu Lauwamah (berhati-hati dan waspada pada memilih antara yang hak dengan yang batil, antara yang halal dengan yang haram dan antara yang indah dengan yang buruk). Dan seterusnya ke tahap yang lebih tinggi iaitu Nafsu Mutmainnah (tenang dan tenteram).

Melatih dan mendidik jiwa supaya mempunyai sifat kasihan belas terhadap orang-orang yang susah menderita dan kurang bernasib baik dalam kehidupan mereka.

Membersihkan diri dari sifat-sifat mazmumah (keji) seperti tamak, sombong, hasad dengki dan sebagainya.

Mendidik Jiwa supaya  bersifat sabar, tahan menanggung kesusahan dan pelbagai cabaran dalam menepuh perjuangan hidup.

Menanamkan semangat perpaduan kerana sama-sama menunaikan kewajipan yang sama dapat menimbulkan semangat persaudaraan.

Mengikis sifat keakuan (egoistic) dan sombong serta bangga diri dengan kelebihan-kelebihan yang ada sehingga menghina dan memandang rendah golongan yang yang lain.

Mendidik diri kearah mematuhi disiplin dan peraturan hidup serta dapat mengurus waktu dengan sebaik-baiknya.

Menghasilkan kesihatan tubuh badan yang baik kerana banyak makan adalah punca penyakit. Sabda Rasulullah SAW:
"Perut besar itu adalah penyakit dan banyak makan itu punca segala penyakit." Maka sebab itulah Baginda bersabda:
" Berpuasalah! Nescaya kamu akan sihat."

Memperoleh kecergasan akal fikiran, sebagaimana disebut dalam satu riwayat maksudnya:
" Orang yang lapar perutnya itu, tajamlah fikirannya dan teranglah hatinya."

Thursday, July 11, 2013

13 KESILAPAN DI BULAN RAMADHAN

Dalam setahun, ada satu bulan yang kedatangannya selalu dinantikan oleh orang-orang beriman. Ia adalah bulan Ramadhan Al-Mubarak. Alhamdulillah, bulan yang sangat kita rindukan itu kini telah tiba. Pada bulan ini Allah mencurahkan kebaikanNya untuk segenap hamba-hambaNya yang beriman. 

Di bulan ini, para sahabat dan As-Salafus Shalih terdahulu selalu berlumba-lumba melakukan kebaikan dan amal ibadah

Namun kini, keadaan umat Islam sungguh memilukan. Majoriti mereka bukan saja lemah untuk diajak berfastabiqul khairat (berlumba-lumba dalam kebaikan) di bulan yang penuh kemuliaan ini, tetapi sebaliknya mereka sering pula melakukan berbagai kesalahan. Antaranya:-


1. Berpuasa tetapi tidak solat sanggup berlapar dahaga tapi tidak sanggup menunaikan solat;
anak disuruh berpuasa tapi dibiarkan tidak solat; juga
ada orang yang berpuasa, tetapi meninggalkan solat atau hanya solat ketika bulan Ramadhan saja. Orang semacam ini puasa dan sedekahnya tidak bermanfaat sebab solat adalah tiang utama agama Islam.

2. Tidak menjaga batas-batas agama aurat; lelaki memakai seluar pendek dan perempuan pula tidak bertudung.

3. Menghabiskan masa dengan menonton TV, Video dan CD.

4. Merebut peluang mencari duit dengan berniaga tapi meninggalkan peluang mendapat pahala berganda-ganda.

5. Semakin cepat marah sepatutnya mengawal kemarahan di bulan yang menuntut kita supaya banyak bersabar.

6. Membazir ketika berbuka puasa Mengikut hawa nafsu ketika menyediakan makanan untuk berbuka puasa.

7. Tidak mengeluarkan zakat fitrah

8. Membiarkan atau menggalakkan anak-anak bermain mercun Yang menyedihkan, tindakan tersebut mengakibatkan gangguan kepada
para jemaah yang menunaikan solat Tarawih di masjid dan surau yang
berdekatan; dan sepatutnya digalakkan anak-anak menyambut bulan
yang mulia ini dengan beribadah kepada Allah.

9. Hanya puasa makan dan minum sahaja Tidak menjaga anggota pancaindera seperti mata, lidah, telinga dan yang lainnya; Rasulullah SAW bersabda; "Barangsiapa tidak meninggalkan ucapan dan
perbuatan dusta, maka Allah tidak mengharapkan puasanya dari makan
dan minum." (Hadis riwayat Al-Bukhari)

10. Tanpa persediaan mental dan emosi tentang matlamat, kelebihan dan kedudukan puasa Ramadhan sepatutnya berbekal dengan ilmu dan gembira dengan kedatangan bulan Ramadhan Al-Mubarak; "Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan, jika kamu tidak mengetahui." (An-Nahl:43) Dan Rasulullah SAW bersabda; "Barangsiapa dikehendaki baik oleh Allah, nescaya ia difahamkan dalam urusan agamanya." (Muttafaq Alaih).

11. Menang sorak, tarawih ala kadar solat secara 'ekspress'; dan juga melakukan gerakan-gerakan dalam
solatnya dengan amat cepat, sehingga menghilangkan maksud solat itu
sendiri. Mereka dengan cepat membaca ayat-ayat suci Al- Qur'an,
padahal semestinya ia membaca secara tartil. Mereka tidak thuma'ninah
(tenang) ketika ruku', sujud, bangun dari ruku' dan ketika duduk antara
dua sujud. Ini menyebabkan solat menjadi tidak sempurna;

Rasulullah SAW bersabda kepada orang yang tidak thuma'ninah dalam solatnya; "Kembalilah, lalu solatlah kerana sesungguhnya engkau belum solat." (Muttafaq Alaih) silap bacaan selawat;
Tidak istiqamah bertarawih. Hanya ramai di 10 malam pertama sahaja; dan juga Saf solat Tarawih tidak dipenuhkan.

12. Tadarus Al-Qur'an hanya di bulan Ramadhan saja.

13. Tidak mahu bersahur "Sahurlah kamu kerana dalam sahur itu ada berkat." (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim) Abu Hurairah RA berkata, sabda Rasulullah SAW; "Sebaik-baik makanan sahur bagi orang mukmin adalah kurma." (Hadis riwayat Ibnu Hibban dan Baihaqi)

Thursday, May 23, 2013

5 Syarat Untuk Buat Maksiat

Suatu hari ada seorang lelaki yang menemui Ibrahim bin Adham. Dia berkata, "Wahai Aba Ishak! Selama ini aku gemar bermaksiat. Tolong berikan aku nasihat." Setelah mendengar perkataan tersebut Ibrahim berkata, "Jika kamu mahu menerima lima syarat dan mampu melaksanakannya, maka boleh kamu melakukan maksiat."
Lelaki itu dengan tidak sabar-sabar bertanya. "Apakah syarat-syarat itu, wahai Aba Ishak?"

Ibrahim bin Adham berkata, "Syarat pertama,jika kamu bermaksiat kepada Allah,jangan memakan rezekinya." Mendengar itu dia mengernyitkan kening seraya berkata, "Dari mana aku mahu makan? Bukankah semua yang ada di bumi ini rezeki Allah? "Ya!" tegas Ibrahim bin Adham. "Kalau kamu sudah memahaminya, masih mampukah memakan rezekinya, sedangkan kamu selalu berkeinginan melanggar larangan-Nya?"

Yang kedua," kata Ibrahim,"kalau mahu bermaksiat, jangan tinggal di bumi-Nya! Syarat ini membuat lelaki itu terkejut setengah mati. Ibrahim kembali berkata kepadanya, "Wahai Abdullah, fikirkanlah, apakah kamu layak memakan rezeki-Nya dan tinggal di bumi-Nya, sedangkan kamu melanggar segala larangan-Nya?"

"Ya! Anda benar." kata lelaki itu. Dia kemudian menanyakan syarat yang ketiga. Ibrahim menjawab, "Kalau kamu masih mahu bermaksiat, carilah tempat tersembunyi yang tidak dapat terlihat oleh-Nya!" Lelaki itu kembali terperanjat dan berkata, "Wahai Ibrahim, ini nasihat macam mana? Mana mungkin Allah tidak melihat kita?" "Ya, kalau memang yakin demikian, apakah kamu masih berkeinginan melakukan maksiat?" kata Ibrahim. Lelaki itu mengangguk dan meminta syarat yang keempat.

Ibrahim melanjutkan, "Kalau malaikat maut datang hendak mencabut rohmu, katakanlah kepadanya, 'Ketepikan kematianku dulu. Aku masih mahu bertaubat dan melakukan amal soleh'." Kemudian lelaki itu menggelengkan kepala dan segera tersedar, "Wahai Ibrahim, mana mungkin malaikat maut akan memenuhi
permintaanku?" "Wahai Abdullah, kalau kamu sudah meyakini bahawa kamu tidak boleh menunda dan mengundurkan datangnya kematianmu, lalu bagaimana engkau boleh lari dari kemurkaan Allah?"

"Baiklah, apa syarat yang kelima?" Ibrahim pun menjawab, "Wahai Abdullah kalau malaikat Zabaniyah datang hendak mengiringmu ke api neraka di hari kiamat nanti, jangan engkau ikut bersamanya."

Perkataan tersebut membuat lelaki itu insaf. Dia berkata, "Wahai Aba Ishak, sudah pasti malaikat itu tidak membiarkan aku menolak kehendaknya." Dia tidak tahan lagi mendengar perkataan Ibrahim. Air matanya bercucuran. "Mulai saat ini akut bertaubat kepada Allah." katanya sambil teresak-esak.

Saturday, May 18, 2013

PETUA TIDUR NABI S.A.W.


557917_542820322423967_745681207_n.jpg


SEORANG yang berusia 60 tahun akan menghabiskan masa lebih kurang 20 tahun untuk tidur. Sekiranya dia tidur mengikut sunnah Rasullullah saw, maka tidurnya akan jadi ibadah. Allah swt hanya akan menerima ibadah yang dilakukan dengan ikhlas. Tidur adalah ibadat yang paling ikhlas. Seseorang tidak perlu dipaksa atau terpaksa untuk tidur. Ganjaran Allah swt untuk orang yang mengamalkan sunnah sangat besar. Satu sunnah yang diamalkan berterusan akan diberi ganjaran 100 pahala mati syahid, sedangkan satu pahala mati syahid sudah cukup untuk menjamin seseorang untuk masuk syurga.

Di dalam tidur sendiri ada banyak sunnah. Sebaliknya, jika seseorang tidur cara selain dari cara Nabi saw, dia hanya akan dapat kerehatan. Kalau bernasib baik, selama 20 tahun mungkin dia dapat mengumpul 20 kilo tahi mata dan menakung 20 liter atau lebih air liur basi.


Antara Sunnah-sunnah Nabi saw sebelum, ketika dan selepas tidur.

1. Sebelum dan selepas tidur baca doa tidur. Ramai orang memperlekehkan doa Masnun(doa harian)tapi hakikatnya harga yang Allah swt janjikan adalah syurga.

2. Jangan tidur menghadap kaki arah Qiblat. Ini adalah kedudukan tidur orang yang telah mati.

3. Barangsiapa yang membaca Tasbih Fatimah, sekiranya dia mati malam itu,dia akan dikira sebagai mati syahid. Apa itu Tasbih Fatimah? Subhanallah 33 X, Alhamdulillah 33 X, Allahuakbar 34 X.

4. Baca 4 Qul tiup ke tapak tangan dan sapu keseluruh badan
untuk menghindarkan sihir dan niat jahat manusia.

5. Niat untuk bangun Tahajjud. Sekiranya tidak terjaga, Allah swt akan mengira seolah-olah dia bertahajjud sepanjang malam.
Tahajjud adalah sebaik-baik pelindung daripada sihir dan buatan orang.

6.Ambil wudhu sebelum tidur dan Solat Sunat Taubat 2 rakaat.

7.Maafkan semua kesalahan manusia pada kita dan halalkan semua hutang piutang sebelum tidur.Bangun tidur boleh buka fail semula kalau mahu.

8. Tidur cara Rasulullah saw dengan mengiring badan ke kanan dan tapak tangan di bawah pipi. Banyak lagi Sunnah Nabi saw yang boleh diamal, semuanya mudah untuk dilakukan. Lebih mudah daripada bersolek atau pakai night cream sebelum tidur.Lebih mudah daripada buat senaman ringan sebelum tidur.... INSYAALLAH AMAL DAN SAMPAIKAN

Sunday, May 12, 2013

KISAH WALI ALLAH DAN PADERI SAMA'AN - 50 SOALAN LAWAN 1 SOALAN.


935309_331347683660282_1147100894_n.jpg


Ini adalah kisah yang masyur dikalangan Ilmuan Islam.


Abu Yazid Al Bustami seorang ahli Sufi yang dikejutkan oleh mimpinya supaya pergi ke gereja Samaan. Tiga kali mimpinya itu berulang. Lalu ia bersiap sedia dengan pakaian dan cara yang diberitahu dalam mimpinya.

Ia masuk ke gereja Samaan tanpa disedari oleh Paderi-paderi yang hadir. Dia sama-sama menanti kedatangan ketua Paderi. Setelah ketua Paderi datang, ketua Paderi itu tidak dapat berucap. Dia tahu ada orang lain, orang Islam di dalam gereja itu. Katanya, ” ada orang yang percaya kepada Syariat Muhammad di dalam gereja ini.”

Semua paderi menjadi gempar dan mereka mahu orang itu di bunuh. Namun ketua paderi menghalang, sebaliknya ketua paderi meminta orang itu bangun supaya mereka dapat mengenalinya. Abu Yazid Al-Bustami pun bangun, tanpa rasa takut.

MENJAWAB 50 SOALAN

Ketua paderi berkata, “wahai pengikut Muhammad, saya akan mengajukan pertanyaan kepada kamu. Jika kamu dapat menjawab semuanya dengan benar, maka saya akan mengikut agama kamu. Namun jika kamu tidak dapat menjawabnya, maka kami akan membunuh kamu.”

Jawab Abu Yazid, “baiklah! Tanyalah apa saja yang kamu ingin tanyakan.”

Ketua paderi itu mengemukakan 50 soalan berterusan dan selepas ini Abu Yazid menjawabnya dengan tepat.


Soalan 1 :
Paderi : Apakah Yang satu tidak ada duanya ?

Wednesday, May 1, 2013

10 Mayat Yang Tidak Akan Reput di Dalam Kubur



936101_327141844080866_464479767_n.jpg
Disebutkan oleh hadis Rasulullah SAW bahwa sepuluh orang yang mayatnya TIDAK BUSUK dan TIDAK REPUT dan akan bangkit dalam keadaan tubuh asal pada hari Qiamat :

1-Para Nabi-Nabi

2-Para Ahli Jihad Fisabilillah

3-Para Alim Ulama Menegakkan Kalimah Allah.

4-Para Syuhada sentiasa memperjuangkan Islam.

5-Para Penghafal Al Quran dan Beramal dengan Al-Quran.

6-Imam atau Pemimpin yang Adil dalam menegak Syariat Allah.

7-Tukang Azan yang tidak meminta habuan.

8-Wanita yang mati semasa melahirkan anak serta sentiasa TAAT pada perintah Allah.

9-Orang mati dibunuh atau dianiaya kerana mempertahan Maruah dan Agama.

10-Orang yang mati di siang hari atau di malam Jumaat jika mereka itu dari kalangan orang yang beriman yang sentiasa menjaga hukum agama semasa hidup di atas dunia.

Friday, April 5, 2013

APA SUAMI PERLU LAKUKAN APABILA ISTERI BERLETER


Oleh : Taufik Maria

Mengikut kajian, sudah menjadi naluri wanita perlu bercakap banyak. Secara purata mereka mengeluarkan 8,000 perkataan sehari sementara lelaki hanya 2,000 perkataan sehari dikeluarkan secara vokal dan kadangkala kurang dari itu. Wanita bercakap banyak dan mahu orang lain mendengarnya sebaliknya lelaki bercakap sedikit kerana mereka mahu ketenangan.
Rupanya dari dulu wanita lumrahnya memang begitu.. 
1.jpg

Umar Mencontohi Kesabaran Rasulullah SAW Terhadap Leteran Isteri

Seorang lelaki datang ke rumah Umar bagi mengadu perihal isterinya yang suka berleter. Tatkala sampai, dia mendengar Umar sedang dileteri isterinya. Umar tidak menjawab sepatah pun. Lelaki itu beredar sambil berkata, “Kalau beginilah keadaan Umar, seorang Amirul Mukminin yang selalu keras dan tegas, maka bagaimana pula dengan aku?”

Selepas itu Umar keluar dari rumahnya lalu terlihat lelaki tadi beredar. Umar memanggilnya dan bertanya tujuan kedatangannya. Lelaki itu berkata, “Wahai Amirul mukminin,tujuan kedatanganku adalah untuk mengadu berkenaan perangai buruk isteriku yang suka berleter. Tadi aku baru sahaja mendengar isterimu juga begitu. Lalu aku berkata kepada diriku, kalau begini keadaan Amirulmukminin dengan isterinya, maka bagaimana dengan aku?”

Umarpun berkata kepadanya, “Wahai saudaraku! Sesungguhnya aku bersabar mendengarleterannya kerana dia mempunyai hak ke atasku. Sesungguhnya dia memasak makanan untukku, mengadun roti untukku, membasuh pakaianku dan menyusui anakku, padahal semua itu tidak diwajibkan ke atasnya. Dia juga menenangkan hatiku daripada melakukan perbuatan yang haram (zina). Sebab itulah aku bersabar dengan karenahnya.”

Lelaki itu menjawab, “Wahai Amirulmukminin, demikian jugalah isteriku.”

Umar berkata, “Maka bersabarlah wahai saudaraku. Sesungguhnya karenahnya tidak lama. Hanya seketika sahaja.”
Related Posts with Thumbnails